Menunggu Keberlanjutan

1076 Words

"Lo diapain aja tadi?" "Cuma ditanya-tanya doang soal kasus yaaa tapi lo jangan obral di mana pun." "Kenapa memangnya?" "Menyangkut kehormatan sih." "Kehormatan Bang Husein?" "Bukan. Tapi si Sunnie itu. Dia masuk ke ruangan suami gue terus t*******g di sana." "WAH SUMPAH?!" Arinda sampai kaget mendengarnya. Untungnya saja tepat di lampu merah. Kakinya kan reflek mengerem. Ini malah mengencangkan remnya saja. Rain justru memgangguk santai. "Terus dilihat sama Bang Husein? Dikira macem-macem mereka?" "Gak dilihat. Untungnya suami gue gak buka pintu ruangan itu. Malah pergi keluar. Tapi kan ketahuan si OB. Pokoknya ada deh yang melihat dia kayak gitu." "Jadi masalah dong." "Iya lah. Para pengawas tadi kayaknya mencurigai suami gue kan macem-macem atau ada hubungan sama si Sunnie. U

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD