"Jangan macam-macam!" Kenzie spontan berhenti. Hahahaha. Kan sudah janji untuk hanya duduk mengamati. Tapi susah lah. Meski tak berbikini, tapi Vania mengenakan baju yang mengikuti lekuk tubuhnya itu loh. Ya dress yang panjangnya selutut. Tidak berlengan pula. Pas membentuk perutnya yang besar itu juga. Tampak nyaman pula ia duduk di tangga kolam renang berair hangat itu. Kenzie? Baru juga hendak duduk di belakangnya. Ya biar bisa memeluk begitu. Ia bergerak lagi setelah sempat mematung. "Aku hanya ingin duduk." Oke. Vania berhenti curiga. Ia berusaha berpikir positif. Tapi terasa juga ada yang memeluknya dari belakang. "Rileks, Vani. Memyandarlah biar gak tegang." "Gak usah macem-macem ya!" Kenzis terkekeh. "Aku hanya ingin kamu rileks." Ia berusaha membuat Vania menyandarkan tub

