Fitnah Perempuan

2514 Words

"Gue dulu gak kepikiran sih, Rain, kalo bakal sama Mas Izzan. Mas Izzan kan pernah kecewa juga awalnya karena tahu gue pernah pacaran begitu. Karena dia sebenarnya saat itu bukannya sok suci. Hanya berpikir kalau semua orang sama sepertinya. Gue maklumi soal itu. Karena dia dibesarkan di lingkungan agamis dari lahir sampai sebesar itu. Di sekelilingnya, gak ada nih yang berandal-berandal kayak kita dulu. Pokoknya benar-benar lurus dan lingkungannya pun agamis banget. Para perempuan sekalipun keluarga juga gak ada yang berpelukan sama yang cowok sekalipun sepupuan. Beda sama kita dulu." Ia menggaris bawahi soal bagaimana dulu keluarga mereka. Ya memang begitu kan dulu? Namanya pelukan keluarga. Bukan untuk mencari kesempatan memeluk. Jadi memang bukan untuk nafsu. "Tapi setelah itu Mas Iz

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD