22. Emosi

1235 Words

Story Wa Istriku bag 22. ** PoV Naya Suasana duka kami rasakan, kerabat dan sanak saudara sudah berkumpul di dekat jenazah Abi. Ummi terlihat lebih tegar, beberapa kali dia menangis, Ummi sepertinya sudah ikhlas karena memang Ummi sudah menemani Abi melewati sakit selama hampir setahun. Aku melirik juga kesana kemari namun tak ku-jumpai sosok sang istri kedua, Tante Halimah dan anaknya Fahmi yang selalu kucing-kucingan datang ke rumah sakit karena Ummi tidak mengizinkan mereka. "Nyari siapa, Nay?" tanya Mama yang setia di sisiku. Mama memangku Ahmad yang nyaman bermain mobil-mobilan. Ahmad masih belum terlalu paham apa yang terjadi. Dia sempat menangis tetapi setelah diberitahu dia kemudian diam apalagi setelah diberikan mainan. Belum sempat aku menjawab Mama, Lala dari jauh melamba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD