“Nah, selanjutnya apa rencana kamu? Apa kamu akan membawa Luna kembali ke Amerika?” tanya Reynand pada Eric. Sesaat setelah Luna dan Ayu pergi ke taman belakang untuk bermain dan menyiram bunga milik Kanaya. “Entahlah! Tapi sepertinya Luna belum sanggup untuk aku bawa bepergian jauh dengan pesawat. Lagipula aku juga sudah tidak punya siapa-siapa lagi disana. Hanya saudara-saudara dari kedua orang tuaku saja.” Sahut Eric yang juga bingung apa yang harus ia lakukan saat ini. Pandangannya lurus ke arah Luna yang tampak tertawa bersama dengan Ayu. Gadis manis yang berusia sekitar dua puluh tahunan. Gadis yang bisa membuat Luna nyaman dan juga menyayanginya selayaknya seorang kakak. “Lalu kamu ingin bagaimana sekarang? Tidak mungkin bukan kamu kembali ke apartemennya Melinda lagi? Bagaima

