Sejenak wanita tersebut berpikir. Rasa marah dan benci itu jelas masih ada. Namun, ia juga tak bisa seperti ini untuk seterusnya. Bagaimanapun juga mereka adalah kakek dan neneknya. Dan memang berhak tahu. Keysa mencoba untuk meyakinkan dirinya jika apa yang ia lakukan saat ini tidak akan ia sesali kelak. “Iya. Terserah kamu saja. Kalau Axell mau sih, aku juga tidak masalah. Mereka juga pasti ingin tahu bukan seperti apa cucunya. Aku tidak akan melarang asalkan tidak mengatakan hal yang aneh-aneh. Aku hanya tidak ingin anakku sedih nantinya.” Peringat Keysa santai. Sembari menyeruput jus alpukatnya. Reynand tersenyum lega. Takut jika kebencian Keysa pada kedua orang tuanya. Wanita tersebut akan melarangnya anaknya untuk tahu jika Axell masih memiliki kakek dan nenek yang lain dar

