132. Side story

1110 Words

Kanaya pun tersenyum dan mengangguk. Ia membalas pelukan Reynand dengan erat. Karena lega. Kanaya bisa menghembuskan nafasnya lega. Saat tahu jika suaminya itu bisa menahan gairahnya dan melampiaskan nafsunya padanya. Setidaknya itu lebih baik. Ketimbang Reynand meniduri Melinda. Dan jika Melinda Sampai hamil anak Reynand. Maka benar apa yang ditakutkan oleh Reynand. Kesempatannya untuk bisa masuk kedalam keluarga besarnya pun akan semakin sulit. Jika ia tidak bisa hamil anak Reynand. Hasil buah cintanya bersama dengan pria yang dicintainya tersebut. Reynand mengecupi puncak kepala Kanaya dengan sayang. Ia bahagia bisa menikmati saat-saat berdua dengan Kanaya seperti ini. Sebab, ia sangat takut kehilangannya lagi. Itu hal yang paling menakutkan bagi Reynand. “Sayang, kamu harus seger

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD