Pagi harinya. Kanaya merasa ada yang memeluk pinggangnya dengan erat. Dan ia juga melihat sebuah tangan kekar yang saat ini menjadi bantalan kepalanya. Ia melihat tangan yang kini memeluk lehernya. Senyum tipisnya pun terukir. Saat menyadari bahwa tangan ini adalah tangan milik pria yang ia nantikan kehadirannya sejak kemarin. Ia hafal betul tangan Reynand. Karena tidak mungkin juga Bobby. Kulit mereka berdua memang berbeda. Jika Reynand sedikit kecoklatan. Berbeda dengan Bobby yang memiliki kulit putih bersih. Serta tubuh pun, tubuh Bobby tidak se-kekar tubuh Reynand. Bobby sedikit lebih kurus jika dibandingkan dengan Reynand yang tinggi besar. Bobby sedikit lebih pendek dan kurus. Tapi sama-sama tampan. Walaupun lebih tampan Reynand, menurut Kanaya. (Sama author juga, hehehe) Pasti se

