16. Comblangi

1214 Words

Emran tahu siapa orang tuanya Gendhis, dia bahkan tadi sempat bersalaman dengan ayah dan ibunya Gendhis bahkan sama kedua adiknya Gendhis. Dikira Emran itu Gendhis tidak ikut ayah dan ibunya. Gendhis berusaha sembunyi di belakang Luna namun sayangnya Luna langsung bergeser pindah ke samping Hasna. Semua mata tertuju padanya, kalau saja dihalalkan dia mencabik-cabik suami kakak sepupunya pasti dia akan lakukan sekarang juga. "Gendhis, sudah salaman sama mas Emran?" Lihatlah.. Gendhis sebal sama senyuman kakak sepupunya itu, Senyuman maut bagi Gendhis. "Belum, mas!" "Salaman dulu, gih." Gendhis maju selangkah demi selangkah dengan penuh berat, seperti dia sudah merasakan berat beban hidup yang banyak saja. Emran melotot pada Keenan namun Keenan mengabaikannya. Gendhis menyodorkan t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD