Tak ada yang tahu bagaimana sebuah cinta akhirnya akan bermuara. Sebagai manusia kita hanya bisa merencanakan, berusaha dan berdoa, semua akhir berada ditangan-Nya. Seperti kisah cintaku dengan Stefan. Tidak sama sekali aku menduga akan berkenalan dengan dia, jalan dengannya, kemudian kita dekat dan pacaran lalu memutuskan untuk menikah. Saat kami pacaran dulu, kami sempat membayangkan akan menjadi keluarga yang bahagia. Menikah lalu memiliki anak sebagai pengerat cinta kita hingga tua. Namun nyatanya bayangan kebahagiaan itu terpatahkan karena satu surat perceraian hanya karena adanya salah paham diantara kita berdua. Saat ini aku tak akan menyalahkan Oma, meskipun sungguh beliau adalah otak dari semua rencana tapi aku yakin jika dulu aku lebih berusaha meyakinkan Stefan dan kepercayaan y
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


