34

1397 Words

Aku bahagia karena akhirnya bisa mengumpulkan sahabat-sahabatku di rumah ditambah dengan keberadaan Danis. Makin lama anakku ini makin pandai dan juga makin ngeselin kalau ngambek. Apalagi ngambeknya minta adek, ya mana bisa kita ngsih adek. Suruh Ayahmu bilang ke Oma restui hubungan Bunda dan Ayahnya baru jadi itu adeknya ucapku asal pada Danis sontak membuat Stefan menjitak kepalaku karena asal bicara.        Aku sedang membuahkan minuman buat teman ngobrol bareng cemilan bikinan Bi Imah sementara mereka sedang mengobrol di gazebo. Kebahagiaanku bertambah saat Stefan dan Ali ternyata sudah baikan tanpa aku ketahui. Aku menatap mereka penuh curiga saat keduanya bertemu langsung saling menyapa, ternyata hubungan Stefan dan Ali sudah baik maka aku hadiahi keduanya pelukan meski Stefan kemb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD