Di tengah perjalanan, Disaka menepikan mobilnya. Mengambil ponselnya, berniatan menghubungi seseorang. “Ya Disaka?....” Sahut seseorang dari sebrang sana. "Ayo bertemu tuan vang, aku tahu kau jawabannya." Ucapnya. “Baiklah, aku dalam perjalanan pulang sekarang." Setelah telepon terputus, Disaka memutar kemudinya. Berniat mendatangi tuan vang sebelum pria itu benar-benar pergi melatih diri ke pulau. Selama perjalanan, pikirannya terus tertuju pada Zeema. Ini terlalu tiba-tiba untuknya, setidaknya Disaka di beri kesempatan berpisah dahulu bukan? Sesampainya di sebuah tempat yang pernah ia singgahi, Disaka turun dari mobilnya, lalu berjalan masuk kedalam. Di dalam, ia di sambut hangat oleh seorang wanita paruh baya dengan senyumannya. "Ada yang bisa saya bantu tuan?" Tanyanya. "Aku

