Rasa yang Ditepis

1257 Words

Rasa yang Ditepis Risa dan Abizar sampai juga di gerbang rumah. Risa langsung berjalan lunglai menuju pagar rumahnya. Langkah Risa terhenti karena cekalan tangan Abizar. Risa menoleh ke arah Abizar. "Kenapa harus dengan cara seperti ini Risa?" Risa diam, tak menjawab pertanyaan Abizar. "Apa yang kamu dapat dengan melakukan hal ini hem?" "Sebuah keputusan," jawab Risa singkat. "Dan kamu yakin dengan keputusanmu?" Risa mengangguk dan tersenyum. "Ayo." Abizar menarik tangan Risa lembut. Mereka bersama-sama mengetuk pintu rumah Risa. Ceklek. Risa dan Abizar tertegun karena mendapati seorang wanita yang membukakan pintu. "Anda siapa?" tanya Risa. "Risa," teriak seorang lelaki dari dalam rumah. "Lik Hamdi?" "Iya. Wah kamu udah besar ya. Kamu mirip Mas Handi. Kenalkan ini istri Li

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD