Berdamai Dengan Keadaan

1430 Words

Titik pandang Hafiz dan Humaira bertemu, namun tak ada kalimat terucap. Hal yang membuatnya bingung ketika ayahnya dan Hafiz datang bersama, seolah tak pernah terjadi apa-apa diantara mereka. “A-ayah?” Humaira gugup. Selama ini ia selalu menjadi anak paling manja untuk ayahnya. Meski sudah beranjak dewasa, Humaira kerap kali bergelayut, merengek, dan mengadu pada Aryan tentang hal-hal kecil dalam hidupnya. Namun, tiga tahun ini semua kebiasaannya berubah. Humaira bukan lagi sosok gadis mungil yang ayahnya kenal. Humaira menjelma menjadi anak pendiam dan memendam beban sendirian. Lihat saja betapa kurus tubuhnya setelah setahun tidak bertemu? Aryan tahu bahwa sang putri sengaja menghindari momen bertemu dengannya. Itu sebagai ajang balas dendam terhadap rasa kecewa yang putri kesayanga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD