Rahasiakan pernikahan.

1116 Words

"Bisakah aku mengajukan syarat?" Chana menunduk, mengaduk makanan di depannya. Axel meletakkan tabletnya. Dia menatap Chana sedikit. "Apa kau memiliki suatu keadaan?" "Itu, aku memiliki sedikit urusan. Sampai saat itu selesai bisakah kita merahasiakannya?" "Urusan seperti apa?" "Axel," "Sayang, aku suamimu sekarang. Aku berhak tahu hal-hal yang kau lakukan." Chana terdiam. "Itu bukan masalah yang akan menyeret namamu. Aku janji." "Tidak. Aku tetap harus tau." "Hubby, kumohon." Axel memejamkan matanya, setiap melihat Chana memohon dengan mata bulat bersinar, dia selalu kalah. "Kau tak akan mengajukan kontrak seperti terakhir kali kan?" Chana menggeleng. "Chana, pernikahan kita sah secara hukum. Aku mengingatkanmu karena terakhir kali kau mengajukan pernikahan kontrak."

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD