Hi, kakak ipar?

1466 Words

Pagi menyambut dengan cahaya kekuningan yang mulai berpendar melewati pepohonan. Tapi Chana masih di sana, di tempat yang sama sejak dini hari ia terbangun dan tak bisa tidur lagi. Matanya meneliti jalanan dan tertegun saat melihat Rolls-Royce terparkir di pinggir jalan. Dia tak mengingat bahwa pengguna apartemen murah di sekitar sini memiliki mobil mahal seperti jenis yang dia lihat. Atau, apakah dia yang memang tak tahu bahwa mungkin saja ada miliader yang bersembunyi di antara apartemen di sini? Axel yang menyadari bahwa Chana menatap mobilnya tersenyum samar. Dia bisa melihat wajah putih Chana yang tampak segar dan terlihat baik-baik saja. Merasa lega dia akhirnya melihat jam di pergelangan tangannya. "Dom, kita berangkat sekarang," Dominic yang tengah berada di belakang kemudi m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD