"Lo suka nggak gue ajak ke sini? Ya, mesti suka lo, ya. Soalnya gue sudah keluarkan duit yang lumayan buat kemari. Kalau aja, lo sampai protes-protes. Gue akan kutuk lo." Agnia langsung menghentikan kegiatannya mengambil sejumlah gambar yang sajikan keindahan pantai di depan kamar hotel tengah mereka tempati, selepas mendengar celotehan Sanata. Dia segera mengarahkan pandangannya ke sosok pria itu yang sedang duduk di tepian kasur sembari menatap dirinya intens. Sorot mata dengan godaan pun dapat dilihatnya secara nyata. Agnia lantas memamerkan smirk di wajah, ingin memberikan kesan bahwa tak percaya begitu saja akan ucapan Sanata. Bahkan, Agnia hendak menunjukkan juga tertantang dengan kata-kata pria itu lewat ekspresi yang tengah dipamerkan. Agnia jelas enggan kalah. Jika Sanata ingin

