Melihat Dija yang jadi lemas seketika dan terdiam dalam waktu yang cukup lama membuat Aisyah jadi cemas. "Dija kamu marah?" tanya Aisyah sambil menggoyang-goyangkan tubuh Dija yang tampak lemah gemulai setelah tahu sahabatnya dijodohkan sama cowok yang disukainya. Dija bangkit dan menegakkan punggungnya. Dia pun menempelkan tangannya di pipi Aisyah. "Sumpah! Gue iri," ucapnya sambil memegangi kedua pipi Aisyah. Aisyah terdiam menatap Dija di depan matanya. Dija menarik nafas panjangnya. Lalu berbicara, "Ali yang kamu maksud, Ali Alaska Fajarsyah yang di kelas XII IPA¹, kan? Yang bulu matanya indah itu. Cowok yang pintar, senyumnya manis banget kaya madu, dan putih banget kaya golongan vampir," ujar Dija panjang lebar. Dia lalu melepaskan tangannya dari pipi Aisyah. Aisyah mengaguk per

