Chapter 24

1169 Words

Ali POV Pagi ini, aku menatap Aisyah. Melihat wajahnya yang tanpa senyum. Namun masih terlihat sangat cantik. Bibirnya yang merah jambu itu terlihat mempesona. Apalagi pipinya yang cabi membuatku gemas ingin mencubitnya. Bulu matanya yang lentik terlihat lucu. Hidung mancungnya tampak imut. Rambutnya terurai bergelombang. Sungguh, ciptaan Tuhan sangat mengagumkan. Wajah Aisyah membangkitkan semangatku. Aku tak mau kehilangan dia dan lepas dari sisinya. Aku tak ingin jauh dan pergi meninggalkannya. Aku sudah terikat dan terbuai rasa cinta yang mematikan terhadapnya. Aku mencintai dia, seperti apapun sikapnya padaku tak akan membuatku putus asa untuk mendapatkan hatinya. Aku ingin bersamanya setiap waktu. Segalanya akan aku lalui demi dia. Dia segalanya bagiku. Dia istriku yang aku sayang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD