Dengan mata yang melotot, Sinta menggigit tangan Ramdan. Ramdan mengaduh dan menjauhkan tangannya dari mulut Sinta, namun sebelum Sinta kembali berteriak, dengan cepat Ramdan mendorong tubuh Sinta hingga terlentang dan menutup mulutnya dengan tangan Ramdan yang satunya. Sinta terus meronta, dan Ramdan menahan pergerakan Sinta dengan mengapit tangan dan kakinya. "Diam Sinta, diam." Bisik Ramdan Sementara Sinta masih meronta didalam kungkungan Ramdan "Tenang Sinta, tenang." "Saya gak bakal apa-apain kamu." Lanjut Ramdan Mendengar penuturan Ramdan tersebut, perlahan Sinta mulai tenang. Dirasa Sinta sudah tenang, Ramdan mulai melepaskan kungkungannya, disusul dengan melepaskan tangannya dari mulut Sinta. Ramdan menggeser sedikit posisi duduknya. "Ngapain lo dikamar gue ?!"

