Pagi hari telah tiba, matahari mulai memancarkan sinar teriknya menyinari hutan tersebut. Raas terbangun dengan cepat pagi itu ‘Ini adalah hari ketiga, apakah aku akan kehilangan tiga orang untuk kali ini?’ Pikirnya dengan gusar. Ia perlahan berdiri untuk menatap keadaan sekitar dan memastikan bahwa tidak ada satu Raja pun yang menghilang dari sisinya. Matanya berhenti ketika pandangnya menemukan Raja dari Kerajaan Broom sudah terjaga dengan posisi terduduk membelakanginya seraya menunduk, tangannya memegang sebuah kalung yang entah milik siapa. Raas bersumpah pada dirinya sendiri bahwa ia melihat dengan jelas tubuh Jiwoo bergetar kecil, menangis. “Saya mohon jagalah Ibunda Ratu dan Pangeran dari atas sana... Ronce!” Raas mendengar sayup ucapan Jiwoo yang sebenarnya masuk kedalam kategor

