Raja muda dari Elder

1380 Words

Akhirnya setelah lama memanjat tebing Pauperis itu, Raas bersama dengan Raja lainnya telah berhasil mencapai puncak yang kira-kira 300 meter dari atas tanah tadi. Setelah sampai di atas, Raja Guam hanya terdiam menatap kebawah, melihat awan yang menutupi pemandangan dasar tanah dibawah sana. Raas melihat hal tersebut, kemudian ia berjalan untuk mendekatinya. “Ini bukan salahmu.” Raas menghampiri Raja tertua itu seraya mencoba membuat perasaan Guam agar lebih baik. Sang Raja tertua hanya terdiam untuk memikirkan kata-katanya. “Maafkan saya, Baginda. Jika saja tadi saya dapat menyeimbangkan diri saya...” Guam terdiam dengan mata yang menyipit ketika ia mengingat kejadian di saat ia terjatuh tadi. Ia kemudian membalikkan badannya untuk menatap pada para Raja yang duduk di bebatuan itu, “L

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD