Bagian 31

2072 Words

 Ketika sampai di rumah ternyata Ray belum pulang. Ini malah membuat Bima khawatir, tapi lain halnya dengan Ara yang terlihat biasa saja. Menurutnya Ray tak mungkin sebodoh itu hingga dia tak tau jalan pulang. Meskipun Ara sudah memberitahu Bima jika pemuda itu pasti akan pulang, tetapi tetap saja pria tersebut khawatir. “Bagaimana jika aku kembali ke tempat tadi dan mencarinya sekali lagi? Siapa tau dia masih berada di sana dan menunggumu,” usul pria ini. Ara lantas menggeleng, dia tak ingin semakin merepotkan Bima sekarang. “Tidak perlu, Bima. Kita tunggu saja di sini. Aku yakin sebentar lagi dia pulang. Oh iya, sembari menunggu aku bikinkan minuman untukmu, ya? Kamu mau minum apa?” tawar Ara. Ini adalah kali pertama pria ini bertamu ke rumahnya. Jadi, tak salah jika Ara menyambut Bima

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD