Bagian 28

2391 Words

Hari berikutnya sepertinya Nino tak mau menyerah. Dengan segala hal yang ia punya, pria ini kembali menjalankan rencana untuk mendekati Ara. Ara yang terus saja diikuti pun menjadi tak tahan dibuatnya. “Bisakah kamu berhenti melakukan ini?” protes Ara saat itu juga. Bahkan dia tak peduli ketika beberapa orang kantor memperhatikannya dan Nino saat itu juga. “Berhenti melakukan apa?” tanya Nino seperti orang bodoh yang tak paham dengan maksud dari Ara. Ara mencoba untuk bersabar kepada pria ini. “Berhenti mengikuti seperti ini, Nino. Aku benar-benar tidak nyaman dengan tingkahmu saat ini,” terangnya. Nino pun beroh ria dan memberi jarak antara dirinya dan Ara saat itu juga. Apakah Ara merasa puas? Tentu saja tidak. Wanita itu memilih pergi dari sana dan tak jadi untuk ke kantin. Dia men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD