Bab 31 Suara motor yang dipinjam Rara melaju kencang meninggalkan halaman rumah terdengar memekakkan telinga pagi itu. Suaranya yang sebelumnya menggema di halaman, masih terngiang di telinga Bu Lastri. Sang ibu hanya bisa mengelus d**a, berusaha menahan kesal sekaligus sedih. Anak perempuannya itu memang semakin sulit diatur akhir-akhir ini. "Tidak tahu sopan santun lagi anak itu," gumam Bu Lastri, menatap ke arah jalan tempat Rara baru saja menghilang. Wanita itu menoleh ke arah Winona yang berdiri tak jauh darinya, wajahnya terlihat tenang, meski jelas masih berusaha menahan perasaan tidak enak akibat kejadian barusan dimana Rara masih memuji Nina dan mengatakan jika Winona tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Nina. Hal ini membuat Bu Lastri menegur keras putrinya yang kelewatan.

