Hari itu benar-benar berbeda dari biasanya. Kehadiran Cicelya, si kecil putri Sanders, seakan membawa warna baru ke dalam suasana rumah pengantin baru itu. Rasanya sulit untuk tidak mengakui bahwa kehadiran gadis mungil tersebut benar-benar membuat hari itu lebih hidup, lebih ramai, dan tentu saja lebih hangat. Beverlyn sendiri sampai merasa kalau rumah itu jadi jauh lebih ceria sejak Cicelya datang, sementara Oscar tampak menikmati perannya sebagai paman yang suka sekali mengusili keponakannya itu. Oscar, dengan segala keusilannya, berkali-kali pura-pura memasang wajah marah hanya untuk melihat reaksi Cicelya. Gadis kecil itu, yang awalnya percaya diri, nyalinya langsung menciut dan meminta maaf berulang kali. Beverlyn yang menyaksikan semua itu tak tega, tapi herannya Cicelya sama sekal

