Hasil tes DNA akan keluar hari ini, bukannya Calvin, malah Marina yang justru merasa gelisah, Calvin bahkan duduk tenang tanpa khawatir sama sekali sebab dia yakin jika bayi itu bukan miliknya. "Duduklah sayang!" Marina menipiskan bibirnya lalu duduk di sofa ruangan Calvin, beberapa saat kemudian seseorang mengetuk pintu dan masuk. Calvin memang meminta resepsionis mengantarkan sendiri amplop dari rumah sakit tersebut. Awalnya Marina yang akan turun dan mengambil sendiri hasil tesnya, namun Calvin mencegahnya dan meminta resepsionis yang naik ke ruangannya. Hasil tes DNA sudah di tangan Calvin sekarang, dan resepsionis yang mengantar sudah kembali. "Ayo buka!" Marina benar- benar tidak sabar. Calvin mendengus lalu tangannya tergerak untuk membuka segel, baru saja segel terlepas pintu

