Bab 22. Mau Mencari Daddy Saja

1191 Words

Evelyn tak bersemangat sama sekali pagi itu. Dia merasa akan menjalani hari yang berat dan semua itu gara-gara Liam Maxton. Padahal dia tidak pernah merasa seperti itu sebelumnya. Seharusnya dia tidak bertemu dengan laki-laki seperti itu tapi apa boleh buat, semua demi pekerjaan dan mulai sekarang dia harus membiasakan diri karena bisa saja dia bertemu dengan klien menyebalkan lain seperti Liam Maxton lagi. “Mommy!” Teriakan kedua putranya terdengar diiringi dengan derap kaki mereka. Evelyn buru-buru beranjak dari tempat tidur. Dia tidak mau lagi ditimpa oleh kedua putranya. Jangan sampai dia pergi ke kantor dengan tubuh membungkuk akibat punggung yang terasa nyeri. “Mommy… Mommy!” Mereka kembali berteriak sambil membuka pintu kamar. “Boys, kalian selalu heboh. Bisakah tidak berteriak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD