Bab 46. Adu Tenaga

1091 Words

"Ups, tanganku licin!" Erin mengibaskan tangannya setelah dia berhasil menumpahkan kopi itu di tubuh Evelyn. Dia telah menunggu Evelyn begitu lama dan dia sengaja melakukan hal itu. Tadinya kopi itu panas tapi karena Evelyn tak kunjung keluar, kopi itu pun menjadi dingin. Sayangnya dia tak dapat melukai wanita itu tapi meski begitu, dia cukup puas karena dia berhasil membuat wanita itu malu. "Wah... Wah, aku jadi ingin tahu tanganmu selicin apa!" Evelyn mengambil sapu tangan, untuk membersihkan pakaiannya yang kotor. "Tentu saja begitu licin bahkan menampar wajahmu sekalipun tanganku cukup memiliki kemampuan. Apakah kau ingin merasakan bagaimana licinnya tanganku ini saat menampar wajahmu?" Erin bersedekap d**a dan memandangnya dengan angkuh. "Kau memiliki tangan yang licin tapi aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD