Persiapan Pelatihan

1619 Words

Terdengar ketukan beberapa kali di pintu kamar Aldi, disusul setelahnya suara Bunda memanggil. Anak laki-laki itu menggeliat, berusaha membuka matanya yang terasa sangat lekat. Setelah Subuh tadi dia langsung kembali ke tempat tidurnya untuk membayar lunas rasa kantuknya. “Al, Aldi ... Bangun dong, Sayang. Jangan mentang-mentang hari Minggu jadi tidur terus.” Terdengar suara Bunda dari balik pintu kamar. Aldi duduk di tempat tidurnya dengan mata yang merah, rasanya dia ingin sekali tidur lagi. Matanya melirik jam dinding, sudah jam sembilan lewat. Bukanlah waktu yang tepat untuk melanjutkan tidur lagi. Semalam dia mengantar pulang Aulia dan Salya karena pulang sudah lewat tengah malam, sepertinya jam satu mereka baru keluar dari Cafe Benazir. Ayah Aldi pulang duluan ke rumah Bunda. “Al

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD