Extra 5

1244 Words

             Mansion mewah itu tampak berbeda dari biasanya, untuk pertama kalinya setelah belasan tahun. Semua anggota keluarga Walter akhirnya berkupul bersama, namun tak ada canda tawa kali ini. Tak ada yang berani membuka suara, membiarkan suara memekakkan telinga penentu kehidupan berbunyi nyari memenuhi langit langit salah satu kamar terluas disana. "A-Akira."     Suara rendah itu berbisik pelan, berusaha mencari salah cucu tersayangnya yang tampak ragu berdiri disisi ruangan dengan perut buncitnya. "Mendekatlah Akira."     Dean yang berdiri disisi ruangan bersama ketiga Dokter lainnya melemparkan tatapan meyakinkan, menghela nafasnya dengan tenang Akira melepaskan tautan jemarinya dengan Nathan yang menepuk lengannya lembut menenangkan. "Kakek?" "Akira, cucuku."    Akira meng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD