* Harry menggerutu kesal saat ponselnya kembali bergetar, kali ini menunjukkan nama Carter disana. Padahal ia baru saja berbicara panjang lebar dengan Arshel setelah Kakek Ferdinan menceramahinya sepanjang pagi ini. Akira benar benar.. Gadis itu mengalihkan nyaris semua panggilan keponsel Harry semantara ia menghilang entah kemana sejak kemarin. "Apa, Carter?" "Dimana Akira? Kenapa aku tidak bisa menghubunginya?" Harry meletakkan kertas ditangannya, sebelum menggeliat merasakan kaku luar biasa dipunggunya. "Dia sibuk." Mungkin. "Sesibuk itu?" "Ya, ada apa? Mungkin aku bisa mengatakannya pada Akira nanti." Itupun jika gadis yang mereka bicarakan benar benar akan pulang malam ini. "Kakek ingin kau dan Akira datang untuk makan malam." Harry memejamkan matanya seraya bers

