Ethan masih menemani istrinya di rumah peninggalan Eyang buyut dari pihak Sonia. Hati mereka lebih tenang dan juga nyaman. Mungkin karena suasananya yang mendukung. Bahkan Ethan dan Senja sejak semalam hingga siang hari ini masih di dalam kamar. Senja keluar kamar hanya mengambil makan saja. Sedangkan Sonia, siang kemarin sudah pergi dari sana hendak ke Jakarta. Tadinya Ethan mau ikut, tapi Sonia melarang. Menyuruh Ethan menemani Senja dua atau tiga hari. Ethan dan Senja masih di atas ranjang. Mereka sudah beberapa kali melakukan hubungan suami istri sejak lepas isya semalam. “Aku mau mandi dulu, Mas. Udah kan?” kata Senja melepaskan rengkuhan Ethan di pinggang suaminya. “Mandinya nanti aja jam 3 sore, menjelang Asar, Sayang.” “Gak betah, Mas, lengket.” “Ya sudah.” Senja beranjak,

