Bab 15. Aku Juga, Mas

1068 Words

Pagi ini, Ethan sudah kembali kerja. Ia mempersiapkan semuanya sebelum berangkat kantor. Rencananya jam dua siang nanti, Ethan dan Raga - asisten pribadinya - akan men-survei benang yang datang dari Australia di gudang utama. Ia ingin melihat kualitas benang sebelum diolah menjadi kain. Senja memakaikan dasi Ethan. Sedari tadi, pandangan Ethan tak pernah lepas memandang wajah cantik Senja. Setelah mengenakan dasi, Senja memakaikan jas. "Kalau aku gak ada di rumah, kamu jangan kemana-mana, ya? Jangan membuka pintu sendiri biar si Mbok aja yang buka," pesan Ethan pada istrinya. Senja menganggukkan kepala seraya tersenyum manis. "Kamu jangan senyum!" Seketika Senja cemberut. "Emang kenapa kalau aku senyum?" "Jangan senyum ke orang lain maksudnya." Ethan menangkupkan kedua tangan di pi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD