Chapter 35

1383 Words

-Kita tak akan betul-betul menyadari apakah kita mencintai seseorang atau tidak hingga kita diperhadapkan dengan sebuah perpisahan.-       Wajah Cassie yang tersenyum tiba-tiba berubah menjadi muram seketika. Ia baru saja mendengarkan hal yang paling tidak ingin dia dengar. Tidak ingin ia dengar? Ya begitulah. Entah mengapa ia tidak ingin Brandon pergi darinya. Apakah Cassie memiliki rasa pada pria itu? Sepertinya bibit cinta dalam hatinya sudah bertunas.     “Ayo, Brand. Mami akan bantu kau berkemas,” kata Elizabeth dengan tersenyum dan mengajak Brandon masuk.     Brandon menoleh ke arah Cassie yang terdiam. Cassie memandang Brandon dan memaksakan senyumnya.     “Aku masuk dulu,” pamit Brandon. Cassie pun mengangguk.     Brandon berjalan ke arah Elizabeth. Elizabeth menggamit lenga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD