Chapter 43

1737 Words

-Cinta itu perlu diperjuangkan. Kita memang tidak pernah tahu akhirnya tapi kita harus mengusahakan yang terbaik dalam prosesnya.-       Cassie meringkuk di balik selimutnya. Sudah dua hari ini ia tidak ingin melakukan apapun. Beruntunglah sekarang adalah akhir pekan dan ia tidak perlu bingung dengan urusan kantornya. Matanya sembab dan berkantung. Berbagai hidangan di meja makan hanya dimakan separuh dan sisanya ia biarkan begitu saja di atas meja. Nafsu makannya hilang, matanya sulit terpejam dan jangan tanya seperti apa hatinya. Hanya 1 kata yang bisa menggambarkan. SAKIT.     Matahari sudah naik tinggi di atas cakrawala dan Cassie hanya terdiam dengan tatapan mata kosong di balik selimutnya. Tangannya menggenggam tali sepatu Brandon yang ia ambil saat Brandon pergi. Benda itu adalah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD