Hal baru yang sebelumnya belum pernah terjadi, membangunkan Azel dari tidur nyenyaknya. Beberapa kecupan ringan mendarat pada wajahnya, membuat Azel terusik dan mulai membuka matanya dengan perlahan. Hujan rintik-rintik di pagi hari memang waktu yang cocok untuk bermalas-malasan, itu yang Azel rasakan. Berat rasanya meninggalkan tempat tidur. "It's time to wake up, honey," Ucap Zavier menyapa istrinya yang terlihat masih mengantuk. Bukannya bangun, Azel hanya berbalik ke arah yang lain. Hal itu membuat Zavier gemas sendiri. "My baby girl..." Gemasnya sembari mencium pipi istri kecilnya itu. "Ayo bangun, kamu gak mau kesiangan pergi kuliah kan? Ini udah mau jam 8 loh. Belum lagi, kamu siap-siapnya lama," ucap Zavier. "Masih ngantuk... Aku ijin aja ya, gak bisa konsen juga," ucap Azel.

