Chapter 44

1665 Words

Leary berlari pergi ke taman seorang diri, meninggalkan keramaian dan mengenyahkan bayangan –bayangan menakutkan dari sosok Wony. Salah satu orang yang sudah membuat ibunya sering menangis, menciptakan banyak ketakutan untuk Leary sepanjang waktu. Tubuh Leary jatuh tersungkur ke rerumputan, anak itu merintih merasakan punggungnya yang begitu sakit, begitu pula dengan kepalanya yang berdenyut hebat, namun ada yang lebih menyakitkan dari itu semua. Hati Leary.. Hatinya terasa begitu perih seperti mendapatkan sebuah robekan besar yang menganga seperti akan rusak. Leary menangis di atas rerumputan, tangan kecilnya meremas keras dedauan, menyalurkan rasa sakit yang begitu menyiksanya. Leary sampai tidak tahu, rasa sakit di hati atau rasa di tubuhnya yang kini membuat dia menangis tidak te

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD