38

1946 Words

  Sierra keluar dari kamarnya pukul tiga sore. Dia pergi ke dapur untuk mencari makanan karena merasa lapar. Dia membuka lemari es dan mengambil piring berisi Souvlaki dan juga sepotong red velvet. Membawanya ke meja yang biasa di gunakan beberapa pelayan untuk makan. Dia duduk di sana dan mulai menyantap makanannya. Sierra terlihat sangat menikmati makanannya sampai dia tidak sadar Sean memperhatikannya.   "Apa kau lapar sekali?"   Sierra menoleh ke arah Sean dan tersenyum. Sean menghampiri Sierra lalu duduk di depannya, "tanganmu sudah tidak sakit?" tanya Sean memperhatikan pergelangan tangan Sierra yang masih memerah.   "Tidak. Aku lebih tidak bisa menahan lapar."   Sean tersenyum dan mengelus rambut Sierra, "makan yang banyak."   "Sean."   "Iya," jawab Sean dan menumpuk k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD