Javier segera membawa Sean ke rumah sakit. Dia membawanya ke salah satu rumah sakit yang terdekat untuk segera menolongnya. Saat Javier membuka pintu mobil dan membantu Sean turun, beberapa perawat membawa troli ke arah mereka dan membaringkan Sean. Sean pun dibawa ke dalam dan Javier hanya bisa menunggunya di ruang tunggu. Sembari menunggu keadaan Sean, Javier menghubungi Marcos. Dia duduk di salah satu kursi dan menyender di sana. Tak lama Marcos langsung menerima teleponnya. "Sean ada di rumah sakit Kasih. Segera saja kau kesini," ucap Javier singkat dan langsung mematikan sambungan teleponnya. Javier menghela napas pelan. Semoga ayahnya akan lihat perbuatannya sekarang karena telah menyelamatkan anak kesayangannya. Saat Javier menutup matanya sejenak, pintu ruangan itu te

