pagi hari yang mendung membuat suasana sekolah menjadi lebih gelap dan sunyi. tiba tiba ada pengumuman dari mikrofon besar dekat pintu aula sekolah
"buat murid murid yang ada di lapangan atau pun kelas segera masuk ke aula sekarang!"
ucap pak Darto seorang kepala sekolah di SMAN 3 tempat Jery bersekolah.
Dan murid murid pun langsung bergegas menuju aula.
tapi tidak dengan Jery, dia adik berfoto foto dulu bahkan membuat vlog sedikit menuju aula. sikap nya yang centil itu membuat Mutia tertawa dan berkata
" aduh Jery Lo itu narsis bgt yah bisa bisanya kamu bikin vlog dulu, nanti kita telat tau "
"biarin aja kita telat emang mau ngapain sih disana! paling cuman mau memberitahukan klok Minggu depan kita mau ujian kan?" ucap Jery
lalu Mutia member jawaban "hah bukan itu jer, katanya pak Darto mau kasih tau klok kita kedatangan guru baru"
Jery pun langsung berlari bersama Mutia menuju aula karna mau melihat guru baru yang akan datang ke sekolahnya mereka.
sesampainya di aula Mutia dan Jery terkejut karna guru baru yang ingin diberitahukan pak Darto sudah ada di aula tersebut. dengan tingkah laku Mutia dan Jery yang selalu heboh,apalgi dengkuran napas mereka karna tadi barusan lari membuat orang orang yang ada di aula sekolah memperhatikan mereka.
"eh Mutia knapa baru datang kalian"
ucap buk Lastri seorang guru ekonomi disekolah mereka sekaligus wali kelas 11A mereka.
"ehh tadi buk habis dari kamar mandi"
ucap Mutia bet alasan
"hah..... dari kamar mandi? berdua sama Jery? dia cwok Mutia!" ucap buk Lastri menjawab alasan Mutia tadi dan membuat suasana aula jadi ramai dengan suara suara tertawa dari semu murid murid yang ada di aula serta ejekan ejekan yang jery merasa terhina.
waktu demi waktu pun berlalu dan semua murid sudah berhenti tertawa dan fokus pada pak Darto yang ingin memperkenalkan gitu baru tersebut. dengan lantang suara pak Darto memberitahukan nya
"hai murid murid kenalin ini pak Rasya dia guru matematika baru disini sekaligus wali kelas untuk kelas 11A!"
mendengar perkataan itu semua siswa kelas 11A merasa senang karna mereka tahu klok buk Lastri sudah mau pensiun dan posisi wali kelas 11A digantikan oleh pak Rasya.
yang membuat beberapa murid senang lagi juga ya karna pak Rasya itu lumayan ganteng. dimulai dari kulitnya yang lumayan coklat,hidung mancung,bibir tipis serta tatapan matanya yang indah bentuk dan postur badannya yang membuat murid terpesona. bahkan Jery dan Mutia pun juga terpesona.
namun diselah keriuhan murid murid yang sedang mengagumi pak Rasya itu Jery tiba tiba terdiam dn ber pikir
"ishh Jery kok bisa bisanya sih kamu kagum sama pak Rasya jugak kan kamu cowok"
isi pikiran nya Jery.
dengan tatapan Jery yang kosong tiba tiba Mutia mengejutkan Jery dengan menepuk bahu Jery dan Mutia berkata
"bengong aja Lo jer ke kantin yuk mumpung rame biar bisa ambil gorengan lima kata bayar 3 wkwk"
ucap Mutia sambil tertawa pada Jery
mereka pun pergi menuju ke kantin namun area tempat duduk biasanya Jery sudah ada yang duduki banyak sekali yang sedang di kantin saat itu namun muti tak peduli sikap dia yang heboh langsung keluar dia langsung masuk dalam kerumunan untuk memesan makanan favorit mereka.
Jery yang punya jiwa introvert pun tiba tiba merasa canggung dengan keadaan itu membuat Jery langsung pergi ke kelas meninggalkan kantin tersebut.
namun saat Jery bergegas pergi ke kelas dia tak sengaja menabrak pak Rasya.
dengan tinggi nya tubuh pak Rasya serta otot dadanya yang begitu kekar membuat Jery jadi sedikit terpental.
Jery pun duduk terjatuh.
pak Rasya langsung bergegas mau menolong Jery dan bertanya dengan suara nya yang lumayan berat itu
"ehh sorry nak, kamu gak papa?" lalu Jery menjawab dengan canggung " gak papa pak " lalu dia cepat cepat masuki kelasnya.
saat ia berlari menuju kelas ia tak sadar ternyata lip balm favorit yang sering ia gunakan itu terjatuh di depan kaki nya pak Rasya. pak Rasya yang melihat itu pun mengambil ilp blam tersebut dan mau memberikan nya pada Jery namun Jery sudah berlari menuju kelas nya membuat pak Rasya tak sempat memanggil nya.
namun pak Rasya tetap mencari kelasnya Jery tapi saat ia ingin mencari kelas Jery pak Darto tiba tiba memanggilnya. pak Darto inggin memberi tahu pak Rasya tentang struktur sekolah tersebut sekaligus memberitahukan tentang peraturan sekolah.
Di satu sisih Jery yang sudah berada dikelas tiba tiba merasakan detak jantung nya yang berdebar kencang tak seperti biasanya. dia pun terheran "mengapa jantung ku berdebar kencang?" gumam suara hatinya Jery.
tapi Jery tetap terheran dengan detak jantung nya berdebarnya itu beda dari biasanya. detak jantung nya terasa seperti detakan jantung yang sedang jatuh cinta namun dia kembali menyadarkan dirinya sambil berkata pada dirinya sendiri "sadar Jery! masak iya Lo suka pak Rasya".
setelah beberapa saat Jery dikelas tiba tiba Mutia datang menghampirinya dengan berbagai macam gorengan dan minuman favorit mereka yang sudah ad di genggaman nya Mutia. dengan gaya Mutia yang lumayan heboh itu dia berteriak "uhuyyy liat nih jer kita gak kehabisan gorengan favorit kita! hebat kan gue"
melihat hal itu Jery pun langsung tertawa melihat reaksi Mutia yang sangat gembira karna dia tak kehabisan gorengan favorit nya.
namun setelah itu tiba tiba Mutia terdiam dan heran melihat wajahnya Jery
"eh jer kok wajah Lo beda gitu ya biasnya gak gini deh" ucap Mutia pada Jery. lalu Jery menjawab
"beda dari mana sih?" sambil mengambil kaca kecil dari tas selempang nya yang imut itu lalu dia pun berkaca dan tersadar akan sesuatu.
"lah pantes beda bibir gue udah pucat nih udah harus re touch lip balm lagi nih" ucap Jery sambil mencari lip balm nya di tas. namun dia tidak menemukan nya dan tiba tiba dia langsung berpikir "apa jangan jangan lip balm gue jatuh ya pas aku tabrakan sama pak Rasya"
Jery pun langsung ketempat terjadinya dia dan pak Rasya tabrakan tadi. namun pas dia sampai ke tempat tersebut dia tak menemukan apapun, dia pun mengajak Tiara untuk membantunya mencari lip balm tersebut disekeliling sekolah.
Waktu demi waktu berlalu mereka tak menemukan apapun disekeliling sekolah.
"apa jangan jangan lip balm Lo di ambil pak Rasya kan Lo cerita tadi Lo bertabrakan sama pak Rasya"
ucap Mutia. lalu Jery menjawab
"terus cara mintanya gimana nih mut, apalagi aku kn cowok ya pasti pak Rasya gak berikan lip balm itu ke aku karna dia pasti tau kan cowok² mana ada yang suka pakai lip balm" Mutia pun menjawab"iya juga ya jer"