S2 : Chapter 61

2324 Words

            Arzan menatap langit-langit kamar inapnya. Pikirannya melayang jauh pada memori kecelakaan yang masih sangat segar di ingatannya. Terbesit rasa bersalah dalam dirinya pada Diana karena telah membuat gadis itu celaka karenanya. Seandainya saja ia tak berdebat dengan Diana, seandainya saja ia tak memulai pertengkaran itu, mungkin saja saat ini dirinya sudah menjemput gadis itu untuk berangkat bersama ke sekolah.             Tok tok tok             Ketukan pintu itu membuat perhatian Arzan teralhikan dan menoleh ke pintu kamar inapnya. Pintu itu di buka dan menampilkan Julia yang duduk di kursi roda. Wajahnya menyiatkan raut khawatir. Ia mendorong kursi rodanya untuk mendekat pada Arzan. Saat sudah berada di dekat laki-laki itu, Julia mengamati keadaan Arzan.             Kea

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD