Chapter 30

1473 Words

Tanpa pilihan, apa yang harus dilakukan oleh Aini? Kakeknya, pria ini mengancam dengan menggunakan sang kakek. Jangan sampai sang kakek kenapa - kenapa. Jauhkan dari segala bencana. Kakek yang merawatnya dari kecil dari dia bayi merah hingga lulus sekolah menengah atas. Rasa cinta dan kasih sayang sang kakek melebihi sang ayah. "Berikan," ujar Aini dingin. Melihat wajah Aini, Shen Mujin memberikan ponsel milik Aini. "Halo Aini, kamu di mana? Apa terjadi sesuatu?" suara Ben terlihat khawatir dari seberang. "Papa Ben, Aini baik - baik saja. Jangan khawatir," jawab Aini. Dia berusaha untuk tidak menangis. Shen Mujin menggoyangkan kamera yang berada di tangan kanannya ke arah Aini. "Papa telepon kamu beberapa kali, kamu tidak angkat. Pala kira terjadi sesuatu." Khawatir Ben. "Pesan sing

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD