82 - Penyesalan Terdalam Billy

1368 Words

Saat ini Billy merasa begitu kesal kepada seseorang yang sedang menghubunginya karena sudah mengganggu kegiatan intimnya dengan Bunga,  dia merasa begitu frustasi. Apalagi kalau sampai panggilan telepon itu tidak penting, dia pasti akan sangat marah, dia menekan tombol hijau dilayar ponselnya. "Halo," "Kami sudah menemukannya, Tuan." Billy bangkit dari duduknya, dia berjalan menuju kamarnya lalu menutupnya dengan rapat, "Dimana? Bisa katakan dengan jelas." Serunya yang merasa begitu tidak sabaran. Billy secara diam - diam mencari tau keberadaan Papanya Bunga, dia ingin memberikan kekasihnya itu sebuah kejutan dengan menghadirkan orang tua yang sangat dirindukannya itu.  "Kami sudah melacak semua tempat, sesuai dengan petunjuk yang Tuan berikan. Wajah seorang lelaki paruh baya itu sang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD