Cassie menatap langit malam penuh bintang itu dengan damai dari atas balkon. Sesekali ia memejamkan matanya. Ini adalah kebahagiaan terlama sepanjang hidupnya. Hampir enam belas tahun tanpa masalah. Sungguh luar biasa dan ia berharap ini bukanlah mimpi. "Tak baik jika sendiri di luar malam-malam begini," ujar Nathan sambil memeluk Cassie dari belakang hingga wanita itu terlonjak kaget. "Katakan kalau semua ini tidak akan berakhir. Jika ini mimpi, maka jangan pernah bangunkan aku," ujar Cassie membalikan tubuhnya hingga bisa menatap wajah Nathan. "Ini bukanlah akhir, Cassie. Bahkan kematian hanya gerbang sebuah awal kehidupan," ujar Nathan. "Aku takut Tuhan memberiku ujian lagi," ujar Cassie penuh kekhawatiran. "Ujian adalah bukti sejauh mana kekuatan kita. Jangan takut, aku akan selal

