EPILOG

1515 Words

1 Tahun kemudian... Rumah itu masih tetap sama, diisi dengan keceriaan dan kegaduahan di setiap harinya. Tak ada yang berubah dan itu selalu membuat Aini merasa bersyukur. Aini geleng-geleng kepala saat melihat dua putranya yang sibuk berdebat di meja makan sejak keluar dari kamar. Kali ini bukan Kelvin dengan Bian, tapi Davino dengan Kelvin. Entah mengapa lebih parah dari hubungan Bian dan Kelvin, hubungan Davino dengan Kelvin jauh lebih rumit. Tak ada hari tanpa perdebatan. Entah itu memperdebatkan soal pelajaran atau pun soal cewe di kampusnya selalu ada saja bahan perdebatan untuk mereka. Oh, iya, saat ini Kelvin dan Davino sudah bukan siswa SMA lagi, mereka sudah lulus dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan jurusan yang sama. Mereka sudah kuliah disalah satu Universit

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD