Dengan terburu-buru, Karen masuk ke dalam apartement Nara. Pria itu langsung menutup pintu rapat saat berada di dalam. Sebenarnya orang itu tidak akan mungkin masuk ke dalam, bukan? Ah, tapi siapa yang bisa menjamin hal itu? Saat itu, ada yang masuk ke dalam apartement- nya dan mengambil kertas-kertas itu. Jadi, tidak menutup kemungkinan jika orang yang sejak tadi mengikutinya bisa menyusup ke dalam sini. Sesekali Karen mengintip dari balik layar yang memperlihatkan seorang pria dengan masker yang menutupi sebagian wajahnya tengah berdiri di depan pintu apartement Nara sambil membawa sesuatu di tangannya. Lalu tidak lama kemudian, pria itu pergi setelah berdiri selama beberapa menit di sana. Karen sudah merasa bahwa dirinya diikuti oleh seseorang semenjak keluar dari kampusnya. Bahkan ke

