Pemandangan pagi yang indah hari ini adalah melihat seorang pria yang semalam bersamanya tengah berdiri menghadap keluar apartement- nya lewat kaca pintu balkonnya sambil menikmati secangkir kopi. Nara tak bisa mengalihkan pandangannya dan merasa terpesona pada sosok Karen yang hanya mengenakan celana panjang tanpa atasan sama sekali, memperlihatkan tubuh atletisnya. Nara beranjak dari tempat tidur—tanpa mengenakan sehelai benang pun. Gadis itu memeluk Karen dari belakang, sengaja. Karen yang sudah tahu dengan tingkah Nara itu, tidak bergeming. Pria itu memilih untuk menikmati kopinya sebelum dingin. Dia benar-benar sudah memberikan waktu tidur bersama dengan orang yang tidak dicintainya hanya untuk sebuah informasi. Tapi tak apa, itu bukan sesuatu yang besar. "Aku menyukai mahakarya- k

