BAB – 14

1779 Words

Pria yang kini hanya mengenakan celɑna dɑlam itu, segera menyambar celana panjangnya yang ia buang ke lantai. Dengan cepat ia mengenakan kembali celana panjangnya. Amanda yang masih pᴏlos sempurna, masih terbaring kaku tanpa bergerak. Ia hanya memandangi Jonas dari sudut matanya. Jonas masuk ke kamar mandi dan mengambil selembar handuk kemudian melempar handuk itu ke tubuh Amanda. “Cepat kenakan pakaianmu. Besok pagi pak Roni akan mengantarmu ke Bandara.” “Apa maksud anda?” Amanda segera mengambil handuk itu dan membalutnya ke seluruh tubuhnya. “Ibuku masuk rumah sakit, urusan kita masih tertunda.” “Ja—jadi, aku boleh pulang?” Amanda tersenyum lebar. Jonas menatapnya tajam, “Urusan kita belum selesai. Aku sudah membayar namun aku belum mendapatkan apa pun yang aku inginkan. Nanti se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD