BAB – 20

1461 Words

Amanda segera menaiki angkutan kota yang berhenti seketika di depannya ketika ia baru saja melarikan diri dari Jonas. Gadis itu benar-benar ketakutan. Amanda berkeringat dan sudah tidak semangat lagi mengikuti perkuliahan hari ini. Apa sebaiknya aku pulang saja? Tapi nanti apa kata ayah dan ibu? Aku tidak mungkin membohongi mereka lagi. Ah, bagaimana ini? Amanda dilema. Netranya kembali menatap ke bagian belakang angkutan kota, siapa tahu Jonas mengikuti dari belakang. Ternyata Amanda tidak melihat mobil Jonas. Ia pun memutuskan ke kampus saja dan meneruskan misinya dalam menuntut ilmu demi meraih cita-cita. Pagi pun berlalu, udara sejuk pagi hari kini berubah panas menyengat. Gadis yang bernama Amanda sudah menyelesaikan dua mata kuliah utama. Masih ada satu jadwal lagi sore nanti jam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD